IBL  – Indonesia Basketball League memasuki musim baru. Kompetisi basket tertinggi di Indonesia memulai tahun 2026 dengan laga penting. Pertandingan pembuka mempertemukan Dewa United dengan Pelita Jaya. Selain itu, laga ini menarik perhatian banyak penggemar.

Panitia liga memilih Dewa United Arena sebagai lokasi pertandingan. Arena tersebut berada di Tangerang Selatan. Jadwal pertandingan jatuh pada Sabtu, 10 Januari 2025. Selanjutnya, pertandingan mulai pada pukul 19.00 WIB. Dengan demikian, liga langsung menghadirkan atmosfer kompetisi sejak awal.

Duel big match Pelita Jaya vs Dewa United buka musim IBL 2026

Foto: Mercy Raya

Ulangan Final Musim Sebelumnya

Laga pembuka IBL 2026 menjadi pertandingan ulangan. Kedua tim bertemu terakhir pada final IBL 2025. Pada saat itu, Dewa United mengalahkan Pelita Jaya. Oleh karena itu, pertemuan kali ini mengingatkan publik pada duel sengit musim lalu.

Pertandingan final IBL 2025 berjalan sangat ketat. Dewa United menang dengan skor 74-73. Namun, kemenangan itu tidak mudah. Pelita Jaya memberi perlawanan kuat. Kemudian, Dewa United memastikan gelar juara bertahan.

Format final best of three menentukan juara musim 2025. Dewa United meraih agregat 2-1. Maka dari itu, tim tersebut mengangkat trofi liga. Sekarang, musim baru membawa tantangan berbeda. Jadi, kedua tim harus menatap kompetisi dengan fokus baru.

Target Andakara Prastawa pada Awal Musim

Andakara Prastawa menjadi salah satu pemain utama Pelita Jaya. Ia memiliki peran besar dalam tim. Jelang laga pembuka, Prastawa ingin mendapat hasil baik. Ia juga ingin memulai musim dengan lancar. Selanjutnya, ia menolak anggapan balas dendam.

Prastawa melihat banyak perubahan dalam Pelita Jaya. Tim menunjuk pelatih baru. Tim juga mendatangkan pemain asing baru. Oleh sebab itu, ia menganggap musim ini sebagai lembaran baru.

Target Prastawa cukup sederhana. Ia ingin membuka open season dengan baik. Namun, ia hanya fokus pada tim sendiri. Ia tidak memikirkan hasil lama. Dengan kata lain, ia ingin langkah awal berjalan positif.

Perubahan Besar dalam Tubuh Pelita Jaya

Pelita Jaya melakukan evaluasi setelah musim 2025. Manajemen mengambil keputusan penting. Mereka menyusun ulang komposisi tim. Oleh karena itu, wajah baru Pelita Jaya muncul pada IBL 2026.

Selain itu, pelatih baru membawa sistem baru. Pemain asing baru membawa gaya baru. Maka, proses adaptasi menjadi penting. Prastawa tetap optimistis dengan kondisi tersebut. Ia yakin timnya dapat bersatu.

Muhamad Arighi juga mengungkapkan harapan serupa. Ia menargetkan kemenangan pada game pertama. Kemudian, ia berharap semua pemain tetap sehat. Beberapa pemain mengalami cedera pada musim lalu. Maka, pemulihan menjadi perhatian utama.

Arighi menegaskan target besar Pelita Jaya. Ia ingin meraih gelar juara IBL 2026. Selanjutnya, ia ingin semua pemain bugar. Dengan demikian, tim dapat tampil maksimal sepanjang musim.

Fokus Dewa United sebagai Juara Bertahan

Dewa United memasuki IBL 2026 dengan status juara bertahan. Arki Dikania Wisnu menjadi ikon tim tersebut. Dalam sesi jumpa pers, Arki menyampaikan tekad kuat. Ia hanya berfokus pada tim sendiri. Oleh karena itu, Dewa United ingin menjaga konsistensi.

Arki menekankan pentingnya kerja keras. Menurut dia, tim harus memberi seratus persen. Namun, status juara bertahan tidak menjamin hasil mudah. Jadi, Dewa United harus terus improve setiap hari.

Selain itu, Rio Disi juga berbicara soal kesiapan tim. Ia bertekad agar Dewa United tidak kecolongan. Terutama, ia menyoroti faktor mental. Menurut Rio, mental juara harus hadir di setiap pertandingan.

Rio mengingat pengalaman musim sebelumnya. Dewa United sering gagal pada laga perdana. Maka dari itu, ia ingin perubahan terjadi pada IBL 2026. Selanjutnya, ia meminta rekan setim untuk siap melawan siapa pun.

Pentingnya Laga Pembuka bagi Kompetisi

Pertandingan pertama selalu memiliki arti penting. Laga Dewa United vs Pelita Jaya memberi tolok ukur awal. Oleh karena itu, kedua tim mengincar kemenangan. Mereka ingin menunjukkan kesiapan sejak awal.

Selain itu, laga pembuka membangun kepercayaan diri tim. Prastawa ingin awal musim berjalan mulus. Namun, Dewa United juga ingin mempertahankan performa terbaik. Jadi, pertemuan ini menjanjikan duel menarik.

IBL 2026 membawa semangat baru bagi basket Indonesia. Banyak tim lain juga bersiap dengan serius. Maka, kompetisi musim ini menjadi semakin sengit. Dengan demikian, penggemar dapat menikmati kualitas pertandingan lebih tinggi.

Harapan pada Musim Baru IBL 2026

Semua pihak memiliki harapan positif pada IBL 2026. Penggemar menunggu pertandingan seru. Pemain ingin kondisi sehat sepanjang musim. Selain itu, liga ingin menghadirkan persaingan ketat.

Pelita Jaya dan Dewa United menjadi pusat perhatian pada awal musim. Oleh karena itu, Sabtu nanti menjadi momen penting. Kedua tim akan bertemu dengan persiapan baru. Akhirnya, IBL 2026 siap berjalan dengan penuh optimisme.