Apple Intelligence Di China semakin dekat untuk di nikmati pengguna iPhone setelah layanan kecerdasan buatan tersebut di daftarkan kepada regulator siber setempat. Pendaftaran itu menjadi tahapan penting sebelum sebuah produk AI dapat di tawarkan secara resmi kepada masyarakat China.
Langkah tersebut juga membuka peluang bagi Apple untuk mengejar ketertinggalannya dari produsen ponsel lokal yang lebih dahulu menyediakan beragam fitur berbasis kecerdasan buatan. Meski demikian, perusahaan belum mengungkapkan jadwal peluncuran resminya.
Regulasi Ketat Menjadi Hambatan
Apple memperkenalkan Apple Intelligence dalam konferensi WWDC 2024. Rangkaian fitur tersebut kemudian mulai di luncurkan kepada pengguna pada Oktober 2024 dan secara bertahap tersedia di berbagai kawasan, termasuk Amerika Serikat, Eropa, serta sejumlah negara Asia.
China tidak termasuk dalam daftar awal karena pemerintah setempat menerapkan aturan khusus untuk layanan AI generatif. Sejak Agustus 2023, setiap penyedia layanan AI di wajibkan menyelesaikan pendaftaran di Cyberspace Administration of China sebelum produknya dapat di gunakan masyarakat.
Ketentuan itu berlaku pula untuk perusahaan asing. Selain harus mengikuti standar pengawasan konten, penyedia layanan di wajibkan memastikan data pengguna di proses dan di simpan melalui infrastruktur yang berada di China.
Apple Harus Menyesuaikan Teknologi
Persyaratan tersebut membuat Apple tidak dapat langsung membawa sistem Apple Intelligence versi global ke pasar China. Di negara lain, layanan ini menggunakan model AI milik Apple serta teknologi dari mitra internasional, termasuk OpenAI.
Sementara itu, penggunaan server di luar wilayah China tidak sejalan dengan peraturan setempat. Apple pun perlu menyesuaikan arsitektur layanan, sistem penyimpanan data, serta model kecerdasan buatan yang di gunakan agar memenuhi ketentuan pemerintah.
Perubahan tersebut membuat Apple Intelligence versi China di perkirakan mempunyai sejumlah perbedaan di bandingkan layanan yang tersedia di negara lain.

Kamera belakang iPhone 17 Pro Max meliputi kamera utama 48 MP (lensa 24mm, f/1.78, OIS), ultrawide 48 MP (lensa 13 mm, f/2.2, bidang pandang 120 derajat, OIS, f/2,8), telefoto 48 MP (lensa 100 mm, f/2.8, OIS, zoom optik 8x).
Baidu dan Alibaba Menjadi Mitra Apple
Untuk menghadirkan layanan tersebut, Apple menggandeng dua perusahaan teknologi besar China, yakni Baidu dan Alibaba. Kolaborasi ini memungkinkan perusahaan menggunakan model AI lokal sekaligus memenuhi persyaratan regulator.
Alibaba menyatakan bahwa model Qwen akan di integrasikan ke dalam ekosistem Apple di China. Teknologi tersebut di perkirakan mendukung Apple Intelligence pada iOS, iPadOS, macOS, dan visionOS.
Baidu juga membenarkan keterlibatannya dalam pengembangan sejumlah kemampuan AI bagi pengguna perangkat Apple. Dengan demikian, versi China kemungkinan mengandalkan Qwen dan teknologi Baidu sebagai pengganti model yang di gunakan pada layanan global.
Jadwal Peluncuran Belum Diumumkan
Walaupun proses pendaftaran telah di selesaikan, Apple belum menyampaikan tanggal peluncuran Apple Intelligence di China. Status tersebut baru menandakan bahwa salah satu hambatan regulasi utama telah di lewati.
Perusahaan masih harus menyelesaikan persiapan teknis serta operasional sebelum layanan tersedia. Peluncurannya di perkirakan dapat di lakukan melalui pembaruan iOS mendatang, tetapi belum ada konfirmasi mengenai versi sistem operasi yang akan membawanya.
Penting bagi Persaingan iPhone
Kehadiran Apple Intelligence memiliki arti penting bagi bisnis Apple di China. Perusahaan menghadapi persaingan kuat dari Huawei, Xiaomi, Oppo, dan Vivo yang telah menawarkan berbagai kemampuan AI pada perangkat mereka.
Apabila resmi di luncurkan, pengguna iPhone berpeluang menikmati fitur seperti penerjemahan langsung, pembuatan ringkasan surat elektronik, penyuntingan teks, dan bantuan cerdas dalam berbagai aplikasi.
Tambahan tersebut dapat meningkatkan daya tarik iPhone sekaligus memperkuat posisi Apple di tengah persaingan pasar ponsel China yang semakin ketat. Langkah ini juga menunjukkan kesediaan Apple menyesuaikan teknologinya dengan aturan dan kebutuhan konsumen setempat.