Rahasia Ayam Goreng Krispi Ala McD tidak hanya berasal dari racikan tepung atau bumbu tertentu. McDonald’s Indonesia menerapkan serangkaian proses untuk menghasilkan ayam dengan lapisan luar renyah dan bagian dalam yang matang. Proses tersebut mencakup pemilihan bahan baku, marinasi, penepungan, hingga pengaturan suhu saat menggoreng.

Setiap tahapan memiliki peran penting dalam menjaga rasa, tekstur, dan kualitas ayam. Karena itu, proses pengolahan membutuhkan standar yang konsisten sejak bahan baku tiba hingga kru menyajikan makanan kepada pelanggan.

Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia, Caroline Kurniadjaja, menjelaskan bahwa perusahaan memakai ayam lokal dalam kondisi segar. Perusahaan tidak menggunakan ayam beku untuk menu tersebut. Pemasok juga mengirim ayam ke restoran setiap hari agar kesegarannya tetap terjaga.

Ayam goreng tepung yang kini memakai nama Ayam Krispy McD termasuk salah satu menu populer di McDonald’s Indonesia. Menu tersebut mulai hadir pada 1999. Kehadirannya berlangsung delapan tahun setelah McDonald’s membuka gerai pertamanya di Indonesia.

Pemilihan Ayam Segar Menjadi Tahap Awal

Proses membuat Ayam Krispy McD berawal dari pemilihan ayam segar. McDonald’s Indonesia menggandeng sejumlah mitra pemasok untuk memenuhi kebutuhan daging ayam di setiap restoran.

Peternak memanen satu ekor ayam utuh setelah bobotnya mencapai sekitar 1,4 sampai 1,6 kilogram. Setelah itu, petugas di Rumah Potong Ayam atau RPA membersihkan ayam dengan mengikuti prinsip Halalan Thoyyiban.

Petugas kemudian membagi satu ekor ayam menjadi sembilan bagian. Standar potongan tersebut membantu restoran menjaga konsistensi produk yang nantinya sampai kepada pelanggan.

Penggunaan ayam segar juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas. Pengiriman setiap hari membantu restoran mengolah bahan baku tanpa harus mengandalkan ayam beku.

Marinasi dan Air Dingin Membantu Menjaga Tekstur

Setelah melalui tahap pemotongan, ayam memasuki proses marinasi. Tahapan ini membantu bumbu meresap ke dalam daging sehingga rasa tidak hanya berada pada bagian tepung.

Pemasok kemudian mengirim ayam yang telah melalui proses marinasi menuju berbagai gerai McDonald’s Indonesia. Restoran menerima pasokan secara rutin untuk menjaga standar kualitas bahan.

Kru restoran juga menggunakan air dingin dengan suhu sekitar satu sampai empat derajat Celsius dalam proses pengolahan. Tahapan ini ikut mendukung pembentukan tekstur renyah pada ayam.

Pengaturan suhu menjadi bagian penting karena restoran perlu menjaga kondisi bahan sebelum memasuki tahap berikutnya. Dengan prosedur yang konsisten, setiap gerai dapat menghasilkan karakter Ayam Krispy McD yang relatif seragam.

Rahasia Ayam Goreng Krispi Ala McD

Rahasia membuat ayam goreng krispi ala McD tidak bergantung pada satu bahan, tapi terletak pada setiap tahap pembuatannya.

Dua Tahap Penepungan Membentuk Lapisan Renyah

Teknik penepungan menjadi bagian berikutnya dari rahasia ayam goreng krispi ala McD. Kru tidak hanya melapisi ayam dengan tepung satu kali.

Mereka melakukan proses penepungan sebanyak dua tahap dengan teknik khusus. Kru menyelesaikan lapisan pertama terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke lapisan kedua.

Cara tersebut membantu tepung menempel secara lebih merata pada permukaan ayam. Selain itu, lapisan ganda ikut membentuk tekstur luar yang lebih renyah setelah ayam masuk ke dalam minyak panas.

Kru juga perlu menjalankan setiap urutan secara konsisten. Kesalahan pada proses penepungan dapat memengaruhi ketebalan lapisan serta tekstur akhir ayam.

Suhu 166 Derajat Celsius Menjadi Standar Penggorengan

Tahap penggorengan memegang peran besar dalam menentukan hasil akhir. McDonald’s Indonesia menggunakan standar penggorengan yang mengatur suhu sekaligus durasi memasak.

Kru menggoreng Ayam Krispy McD pada suhu sekitar 166 derajat Celsius selama 12 menit. Mereka menata potongan ayam pada keranjang penggorengan bertingkat dua sebelum memulai proses memasak.

Perusahaan juga menggunakan minyak yang memiliki sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil atau RSPO. Selain itu, kru memperhatikan batas toleransi suhu agar proses penggorengan tetap sesuai standar.

Setelah proses memasak selesai, suhu internal ayam mencapai sekitar 74 derajat Celsius. Quality Assurance Manager PT Rekso Nasional Food, Imam Gazali, menjelaskan bahwa perusahaan menetapkan angka tersebut untuk memberikan tingkat keamanan yang tinggi pada produk.

Dengan pengaturan suhu dan waktu yang terukur, kru dapat menghasilkan ayam yang matang hingga bagian dalam tanpa mengabaikan kerenyahan lapisan luarnya.

Teknologi Membantu Mengawasi Keamanan Pangan

McDonald’s Indonesia tidak hanya mengandalkan prosedur manual untuk menjaga kualitas makanan. Perusahaan juga menggunakan Digital Food Safety dalam operasional restoran.

Sistem tersebut membantu tim mengawasi suhu penyimpanan, pencatatan kegiatan operasional, dan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan secara real-time. Dengan demikian, tim restoran dapat memantau sejumlah aspek penting selama proses pengolahan.

Selain itu, perusahaan menggunakan sistem traceability untuk menelusuri bahan baku. Sistem ini membantu perusahaan menjaga kontrol terhadap kualitas sekaligus aspek kehalalan produk dari rantai pasokan hingga restoran.

Pengawasan tersebut melengkapi berbagai prosedur yang sudah berjalan sejak tahap pemilihan bahan baku. Kombinasi antara standar kerja dan teknologi membantu restoran mempertahankan konsistensi produk.

Kru Khusus Mengontrol Kualitas Ayam Krispy McD

McDonald’s Indonesia juga memiliki kru khusus yang bertugas mengawasi kualitas Ayam Krispy McD sebelum pelanggan menerimanya. Perusahaan menyebut kru tersebut sebagai Ciken Ekspert Ofiser atau CEO.

Kru khusus ini menjadi penghubung dalam penerapan sistem quality assurance dari proses awal hingga tahap penyajian. Mereka memastikan restoran menjalankan standar pengolahan ayam secara konsisten.

Seseorang tidak bisa langsung menjalankan tugas sebagai CEO. McDonald’s menerapkan proses seleksi dan pelatihan intensif kepada kandidat. Setelah itu, mereka harus melewati dua tahap verifikasi kompetensi.

Perusahaan juga melakukan evaluasi secara berkala terhadap kru tersebut. Langkah ini membantu menjaga kemampuan mereka dalam mengawasi kualitas produk.

Rangkaian proses tersebut menunjukkan bahwa rahasia ayam goreng krispi ala McD melibatkan lebih dari sekadar resep tepung. Pemilihan ayam segar, proses marinasi, penggunaan air dingin, penepungan dua tahap, serta penggorengan pada suhu 166 derajat Celsius menjadi bagian penting dalam menghasilkan tekstur khas.

Pada saat yang sama, pengawasan keamanan pangan, sistem penelusuran bahan, dan kru terlatih membantu menjaga konsistensi. Seluruh tahapan itu saling melengkapi hingga Ayam Krispy McD siap sampai ke tangan pelanggan.