Persib Bandung – semakin dekat dengan gelar juara Piala Presiden 2026 setelah memastikan tempat di partai puncak. Tim berjuluk Maung Bandung sukses melewati hadangan rival klasiknya, Persija Jakarta, pada babak semifinal dan kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengangkat trofi turnamen pramusim bergengsi tersebut.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi Persib karena untuk pertama kalinya sejak edisi 2015 mereka kembali menembus final Piala Presiden. Selain menjadi bukti konsistensi tim, hasil tersebut juga memperlihatkan kesiapan skuad dalam menghadapi kompetisi resmi yang akan segera di mulai.
Persib Pastikan Tiket Final Usai Taklukkan Persija
Persib Bandung mengamankan tiket ke final setelah meraih kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta pada pertandingan semifinal yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026).
Laga berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Kedua tim sama-sama tampil agresif untuk memperebutkan satu tempat di partai puncak. Namun, Persib mampu menunjukkan efektivitas permainan sehingga berhasil mengunci kemenangan hingga peluit panjang di bunyikan.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Maung Bandung untuk kembali tampil di final Piala Presiden. Setelah lebih dari satu dekade, Persib kembali memiliki kesempatan besar untuk membawa pulang trofi pramusim yang selama ini menjadi incaran banyak klub peserta.
Kini, fokus tim sepenuhnya tertuju pada laga final. Persib masih menunggu lawan yang akan di hadapi, yaitu pemenang pertandingan semifinal lainnya yang mempertemukan Persebaya Surabaya dan Arema FC dalam Derby Jawa Timur.
Mariano Peralta Jalani Debut Bersama Maung Bandung
Pertandingan semifinal juga menjadi momen berharga bagi rekrutan anyar Persib, Mariano Peralta. Pemain asal Argentina tersebut akhirnya mencatatkan penampilan perdananya bersama Maung Bandung setelah masuk sebagai pemain pengganti pada penghujung pertandingan.
Meski hanya memperoleh waktu bermain yang singkat, Peralta mengaku bahagia dapat merasakan atmosfer pertandingan bersama tim barunya. Baginya, kesempatan menjalani debut pada laga penting menjadi pengalaman yang sangat berarti.
Peralta menyebut dirinya sudah tidak sabar menghadapi pertandingan final. Ia menegaskan seluruh pemain memiliki target yang sama, yakni membawa Persib meraih kemenangan dan mengakhiri turnamen sebagai juara.
Selain itu, pemain berusia tersebut juga menjelaskan bahwa proses adaptasinya bersama skuad berjalan cukup baik. Setelah kembali berada di Indonesia, kondisi fisiknya terus mengalami peningkatan di bandingkan beberapa pekan sebelumnya.
Meski demikian, ia mengakui belum berada pada kondisi ideal untuk bermain selama 90 menit penuh. Karena itu, ia masih terus meningkatkan kebugaran agar dapat memberikan kontribusi maksimal ketika di percaya tampil pada pertandingan berikutnya.

Aksi Mariano Peralta dalam partai semifinal Piala Presiden 2026 Persib vs Persija yang di gelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026).
Kesempatan Tampil Sejak Awal Bergantung Pelatih
Peralta memilih menyerahkan seluruh keputusan terkait komposisi pemain kepada tim pelatih. Menurutnya, penentuan siapa yang akan tampil sebagai starter merupakan hak penuh pelatih berdasarkan kebutuhan strategi tim.
Ia menegaskan bahwa tugas setiap pemain adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin agar selalu siap ketika kesempatan bermain datang. Dengan persiapan yang matang, seluruh anggota skuad di harapkan mampu memberikan performa terbaik pada pertandingan final nanti.
Pendekatan tersebut menunjukkan profesionalisme pemain anyar Persib yang lebih mengutamakan kepentingan tim di bandingkan ambisi pribadi. Ia juga menilai persaingan sehat di dalam skuad justru menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas permainan secara keseluruhan.
Konsistensi Persib Jadi Modal Besar Menuju Gelar
Perjalanan Persib menuju final tidak di raih dengan mudah. Sejak fase penyisihan Grup A, tim tampil konsisten dengan menyapu bersih seluruh pertandingan yang di jalani.
Performa impresif itu berlanjut pada babak semifinal. Menghadapi Persija yang di kenal sebagai salah satu rival terkuat, Persib tetap mampu bermain tenang sekaligus menunjukkan mental bertanding yang solid hingga memastikan kemenangan.
Keberhasilan melewati berbagai tantangan tersebut memperlihatkan bahwa tim memiliki keseimbangan antara kualitas teknik, disiplin permainan, dan kekuatan mental. Kombinasi itulah yang membuat Persib di nilai layak menjadi salah satu kandidat terkuat untuk menjuarai Piala Presiden 2026.
Kualitas Skuad Jadi Kekuatan Utama Persib
Menurut Peralta, kekuatan Persib tidak hanya berasal dari permainan kolektif yang telah di bangun sejak awal musim. Ia juga melihat kualitas individu para pemain menjadi nilai tambah yang membuat tim tampil kompetitif.
Skuad Maung Bandung di huni banyak pemain berpengalaman serta sejumlah pemain yang menjadi bagian dari tim nasional Indonesia. Kehadiran pemain-pemain berkualitas tersebut membuat persaingan di setiap posisi semakin ketat sekaligus meningkatkan kualitas latihan maupun pertandingan.
Peralta menilai kondisi itu menjadi salah satu alasan mengapa Persib mampu mempertahankan performa tinggi dalam beberapa musim terakhir. Dengan kedalaman skuad yang di miliki, setiap pemain dapat saling melengkapi ketika menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Kini, Persib hanya tinggal menyelesaikan satu pertandingan terakhir untuk mewujudkan target menjadi juara Piala Presiden 2026. Jika mampu mempertahankan performa terbaiknya di final, Maung Bandung berpeluang mengakhiri penantian panjang sekaligus membawa pulang trofi bergengsi sebagai bekal berharga menghadapi musim kompetisi yang akan datang.