Poco F9 Series resmi memasuki pasar global dengan membawa dua model flagship terbaru, yaitu Poco F9 Pro dan Poco F9 Ultra. Perusahaan memperkenalkan kedua smartphone tersebut pada Selasa, 1 September 2026, dengan mengandalkan performa kelas atas, layar AMOLED ber-refresh rate tinggi, kamera utama beresolusi 200 MP, serta teknologi pengisian daya cepat.

Dari sisi desain, kedua perangkat tampil dengan pendekatan yang hampir serupa. Meski demikian, sejumlah perbedaan penting terlihat pada sektor performa, kamera, kapasitas baterai, hingga konfigurasi memori. F9 Ultra menempati posisi tertinggi dalam keluarga ini, sedangkan F9 Pro menawarkan spesifikasi flagship dengan beberapa penyesuaian.

Kedua ponsel sama-sama menawarkan refresh rate layar hingga 185 Hz. Dukungan pengisian cepat 100 watt melalui kabel dan 50 watt secara nirkabel juga tersedia pada keduanya. Perbedaan terbesar justru terlihat pada chipset, karena F9 Ultra memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, sedangkan F9 Pro mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series.

Poco F9 Ultra Andalkan Layar AMOLED 6,9 Inci

Layar AMOLED berukuran 6,9 inci menjadi salah satu keunggulan Poco F9 Ultra. Panel tersebut menawarkan resolusi 2.608 x 1.200 piksel dan refresh rate maksimum 185 Hz. Tingkat kecerahan tipikalnya mencapai 850 nits.

Dalam kondisi tertentu, panel ini mampu menghasilkan kecerahan hingga 4.500 nits. Sementara itu, saat menampilkan area tertentu pada konten HDR, tingkat kecerahannya dapat mencapai puncak 10.000 nits.

Untuk pengguna yang gemar bermain game, perangkat ini turut menyediakan instant touch sampling rate hingga 4.800 Hz. Fitur tersebut bekerja melalui Game Turbo pada permainan dan pengaturan yang kompatibel sehingga respons sentuhan dapat terasa lebih cepat.

Kamera 200 MP Jadi Andalan Poco F9 Ultra

Sektor fotografi menjadi salah satu nilai jual utama seri ini. Pada F9 Ultra, sistem kamera belakang terdiri dari tiga sensor dengan kamera utama 200 MP yang sudah mendukung optical image stabilization atau OIS.

Sebagai pendamping, tersedia kamera telefoto periskop 50 MP dengan sensor Samsung ISOCELL JN5. Kamera tersebut menawarkan zoom optik 5x dan panjang fokus ekuivalen 120 mm. Pengguna juga dapat memanfaatkannya untuk mengambil foto objek dari jarak sekitar 30 cm.

Kamera ultrawide 50 MP melengkapi konfigurasi tersebut. Untuk kebutuhan video, kamera belakang F9 Ultra mampu merekam hingga resolusi 8K pada 30 fps atau 4K hingga 60 fps.

Pada bagian depan, terdapat kamera selfie 32 MP yang juga mendukung perekaman video hingga resolusi 4K.

Snapdragon 8 Elite Gen 5 Pacu Performa F9 Ultra

Snapdragon 8 Elite Gen 5 buatan Qualcomm menjadi pusat performa Poco F9 Ultra. Chipset berbasis fabrikasi 3 nm itu membawa dua prime core dengan kecepatan hingga 4,6 GHz serta enam performance core hingga 3,62 GHz.

Selain chipset utama, F9 Ultra memiliki chip VisionBoost D8. Komponen tambahan ini membantu meningkatkan kualitas gambar, menjalankan frame interpolation, serta mendukung Game HDR pada judul permainan yang kompatibel.

Sistem 3D IceLoop Cooling dan lapisan grafit berukuran besar membantu menjaga suhu perangkat ketika pengguna menjalankan aktivitas berat.

Untuk urusan memori, F9 Ultra menawarkan RAM LPDDR5X Ultra hingga 16 GB dan penyimpanan UFS 4.1 maksimum 1 TB. Pilihan konfigurasi yang tersedia meliputi 12 GB/256 GB, 16 GB/512 GB, serta 16 GB/1 TB.

Poco F9 Series

Poco F9 Series meluncur untuk pasar global, Selasa (1/9/2026). Ada dua model yang dirilis, yakni Poco F9 Pro dan Poco F9 Ultra.

Baterai Poco F9 Ultra Tembus 8.050 mAh

Baterai silikon-karbon berkapasitas 8.050 mAh menjadi sumber daya Poco F9 Ultra. Perangkat mendukung pengisian cepat 100 watt melalui kabel dan 50 watt secara nirkabel.

Menurut klaim perusahaan, pengisian menggunakan kabel mampu mengisi baterai hingga penuh dalam waktu sekitar 50 menit.

Fitur reverse charging juga tersedia untuk mengisi perangkat lain. Melalui kabel, kecepatannya mencapai 27 watt, sedangkan secara nirkabel daya yang tersedia mencapai 22,5 watt.

F9 Ultra menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16 dan memperoleh janji empat kali pembaruan sistem operasi.

Fitur pendukung lainnya mencakup WiFi 7, Bluetooth 6.0, NFC, IR blaster, USB 3.2 Gen 1, sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar, serta sertifikasi IP68. Pada sektor audio, perangkat membawa speaker stereo hasil penyetelan Bose dengan tambahan subwoofer terpisah.

Poco F9 Pro Tawarkan Layar 185 Hz dalam Ukuran Lebih Ringkas

Berbeda dari model Ultra, Poco F9 Pro menggunakan layar AMOLED berukuran 6,59 inci dengan resolusi 2.510 x 1.156 piksel. Walaupun dimensinya lebih kecil, panel tersebut tetap menawarkan refresh rate hingga 185 Hz.

Tingkat kecerahannya dapat mencapai 4.500 nits dalam kondisi tertentu. Saat menampilkan sebagian konten HDR, angka puncaknya diklaim mampu menyentuh 10.000 nits.

Pada sektor fotografi, kamera utama 200 MP dengan OIS tetap menjadi andalan. Namun, konfigurasi dua kamera pendampingnya berbeda dari F9 Ultra.

Kamera telefoto 50 MP menyediakan zoom optik 2,5x dengan panjang fokus ekuivalen 60 mm. Sensor tersebut mampu mengambil gambar dari jarak minimum sekitar 10 cm. Sementara itu, kamera ultrawide memakai resolusi 8 MP, sedangkan kamera selfie di bagian depan beresolusi 32 MP.

Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series Jadi Otak F9 Pro

Untuk menangani performa, F9 Pro memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series dengan kode SM8850-1-AB. Qualcomm membuat chipset ini menggunakan proses fabrikasi 3 nm dan membekalinya dengan CPU Oryon generasi ketiga yang mampu beroperasi hingga 4,6 GHz.

Versi V Series tetap menggunakan GPU Adreno 840. Namun, berdasarkan dokumen Qualcomm, varian tersebut memiliki satu GPU slice lebih sedikit daripada Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi utama.

Chip VisionBoost D8 turut hadir pada F9 Pro untuk mendukung frame interpolation hingga 185 fps, Game HDR, serta AI Super Resolution pada game yang kompatibel.

Untuk mengendalikan panas, sistem 3D IceLoop menawarkan area pembuangan panas sekitar 26.000 mm persegi. Area pipa pendingin cairnya mencapai 5.200 mm persegi dan mendapat dukungan lapisan grafit.

F9 Pro hadir dengan RAM LPDDR5X Ultra 12 GB. Konsumen dapat memilih penyimpanan UFS 4.1 berkapasitas 256 GB atau 512 GB.

Baterai 6.330 mAh dengan Fast Charging 100 Watt

Kapasitas baterai Poco F9 Pro mencapai 6.330 mAh dengan teknologi silikon-karbon. Perangkat tetap membawa pengisian cepat 100 watt melalui kabel dan 50 watt secara nirkabel.

Dalam klaim perusahaan, pengisian kabel mampu membawa baterai dari kondisi kosong ke 50 persen dalam waktu sekitar 19 menit. Sementara itu, pengisian nirkabel memerlukan sekitar 35 menit untuk mencapai kapasitas yang sama.

Reverse charging juga tersedia dengan kemampuan hingga 27 watt lewat kabel serta 22,5 watt secara nirkabel.

Pada sisi perangkat lunak, F9 Pro menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16 dengan janji empat kali pembaruan sistem operasi. Perangkat juga menawarkan speaker stereo simetris hasil penyetelan Bose serta perlindungan IP68 terhadap air dan debu.

Harga Poco F9 Series di Pasar Global

Untuk pilihan warna, F9 Ultra hadir dalam varian Black dan Dark Cherry. Sementara itu, F9 Pro tersedia dalam warna White serta Aurora Green.

Varian Aurora Green membawa karakteristik yang cukup unik. Material pada panel belakangnya dapat menghasilkan efek bercahaya setelah menerima paparan sinar matahari maupun cahaya di dalam ruangan.

Di pasar global, harga Poco F9 Pro mulai 699 dollar AS atau sekitar Rp12,4 juta. Model F9 Ultra dipasarkan mulai 799 dollar AS atau sekitar Rp14,2 juta.

Kehadiran Poco F9 Series memperluas pilihan smartphone flagship yang berfokus pada performa, gaming, fotografi, serta daya tahan baterai. F9 Pro menawarkan kombinasi spesifikasi kelas atas dalam bodi yang sedikit lebih ringkas, sedangkan F9 Ultra membawa kemampuan lebih lengkap melalui Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera periskop 5x, kamera ultrawide 50 MP, dan baterai jumbo 8.050 mAh.